Kimjoe's Blog

[intro] D A/C# Bm A
G D/F# Em A

D A/C# Bm A
apa salahku kau buat begini
G D/F# Em A
kau tarik ulur hatiku hingga sakit yang kurasa
D A/C# Bm A
apa memang ini yang kamu inginkan
G D/F# Em A
tak ada sedikitpun niat serius kepadaku

G F#m
katakan yang sebenarnya
Em A
jangan mau tak mau seperti ini

[chorus]
G F#m
akhirnya kini aku mengerti
Em A D D7
apa yang ada di pikiranmu slama ini
G F#m B
kau hanya ingin permainkan perasaanku
Em A
tak ada hati tak ada cinta

D A/C# Bm A
apa memang ini yang kamu inginkan
G D/F# Em A
tak ada sedikitpun niat serius kepadaku

G F#m
katakan yang sebenarnya
Em A
jangan mau tak mau seperti ini

[chorus]
G F#m
akhirnya kini aku mengerti
Em A D D7
apa yang ada di pikiranmu slama ini
G F#m B
kau hanya ingin permainkan perasaanku
Em A
tak ada hati tak ada cinta

[solo] G F#m Em F#mG A

[chorus]
G F#m
akhirnya kini aku mengerti
Em A D D7
apa yang ada di pikiranmu slama ini
G F#m B
kau hanya ingin permainkan perasaanku
Em A
tak ada hati tak ada cinta

G F#m
akhirnya kini aku mengerti
Em A D D7
apa yang ada di pikiranmu slama ini
G F#m B
kau hanya ingin permainkan perasaanku
Em A
tak ada hati tak ada cinta

D
apa salahku

Apa yang harus
Ku lakukan lagi bila kau tak setia
Karena aku hanya seorang manusia
Yang tak kau anggap

[*]
Aku tlah coba untuk memahamimu
Tapi kau tak peduli

[**]
Cukup sudah
Kau sakiti aku lagi
Serpihan perih ini
Akan ku bawa mati

Aku mencoba
Memberikan segala yang telah aku punya
Namun semuanya hanya sia-sia
Percuma

Back to [*][**]

Back to [**]

Sampai kapan
Bisa membuatmu mengerti
Membuat aku bermakna
Dihatimu dimatamu sayang

A

Bm-C#m
Sahabat sejatiku, hilangkah dari ingatanmu
D-E
Di hari kita saling berbagi
Bm-C#m
Dengan kotak sejuta mimpi, aku datang menghampirimu
D-E
Kuperlihat semua hartaku

D-E
Kita s¢lalu berpendapat, kita ini yang terhebat
C#m-F#m
Kesombongan di masa muda yang indah
D
Aku raja kaupun raja
E
Aku hitam kaupun hitam
F-G-A
Arti teman lebih dari sekedar materi

F#m-C#m
Pegang pundakku, jangan pernah lepaskan
Bm-E
Bila ku mulai lelah lelah dan tak bersinar
F#m-C#m
Remas sayapku, jangan pernah lepaskan
Bm-E
Bila ku ingin terbang terbang meninggalkanmu

A

Bm-C#m
Ku slalu membanggakanmu, kaupun slalu menyanjungku
D-E
Aku dan kamu darah abadi
D-E
Demi bermain bersama, kita duakan segalanya
F-G-A
Merdeka kita, kita merdeka

A
Tak pernah kita pikirkan
C#m-D-E
Ujung perjalanan ini
A
Tak usah kita pikirkan
C#m-D-E
Akhir perjalanan ini
C#m-D-E
dan tak usah kita pikirkan ujung perjalanan ini

A-Bm-C#m-D-A-Bm-C#m-D-A

_Abu Ayyub al-Anshari radhiallaahu ‘anhu meriwayatkan, Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti ia berpuasa selama satu tahun.” (HR. Muslim) _Imam Ahmad dan an-Nasa’i, meriwayatkan dari Tsauban, Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Puasa Ramadhan ganjarannya sebanding dengan (puasa) sepuluh bulan, sedangkan puasa enam hari (di bulan Syawal, pahalanya) sebanding dengan (puasa) dua bulan, maka bagaikan berpuasa selama setahun penuh.” (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hubban dalam “Shahih” mereka) _Dari Abu Hurairah radhallaahu ‘anhu, Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Barangsiapa berpuasa Ramadhan lantas disambung dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia bagaikan telah berpuasa selama setahun.” (HR. al-Bazzar) _Pahala puasa Ramadhan yang dilanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal menyamai pahala puasa enam hari penuh, karena setiap hasanah (kebaikan) diganjar sepuluh kali kelipatannya, sebagaimana telah disinggung dalam hadits Tsauban di muka. _Membiasakan puasa setelah Ramadhan memiliki banyak manfa’at, di antaranya: 1. Puasa enam hari di bulan Syawal setelah Ramadhan, merupakan pelengkap dan penyempurna pahala dari puasa setahun penuh. 2. Puasa Syawal dan Sya’ban bagaikan shalat sunnah rawathib, berfungsi sebagai penyempurna dari kekurangan, karena pada hari Kiamat nanti perbuatan-perbuatan fardhu akan disempurnakan (dilengkapi) dengan perbuatan-perbuatan sunnah. Sebagaimana keterangan yang datang dari Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam di berbagai riwayat. Mayoritas puasa fardhu yang dilakukan kaum muslimin memiliki kekurangan dan ketidaksempurnaan, maka hal itu membutuhkan sesuatu yang menutupi dan menyempurnakannya. 3. Membiasakan puasa setelah Ramadhan menandakan diterimanya puasa Ramadhan, karena apabila Allah Ta’ala menerima amal seseorang hamba, pasti Dia menolongnya dalam meningkatkan perbuatan baik setelahnya. Sebagian orang bijak mengatakan, “Pahala amal kebaikan adalah kebaikan yang ada sesudahnya.” Oleh karena itu barangsiapa mengerjakan kebaikan kemudian melanjutkannya dengan kebaikan lain, maka hal itu merupakan tanda atas terkabulnya amal pertama. Demikian pula sebaliknya, jika seseorang melakukan sesuatu kebaikan lalu diikuti dengan yang buruk, maka hal itu merupakan tanda tertolaknya amal yang pertama. _Puasa Ramadhan -sebagaimana disebutkan di muka- dapat mendatangkan maghfirah atas dosa-dosa masa lalu. Orang yang berpuasa Ramadhan akan mendapatkan pahalanya pada hari Raya Iedul Fithri yang merupakan hari pembagian hadiah, maka membiasakan puasa setelah Iedul Fithri merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat ini. Dan sungguh tak ada nikmat yang lebih agung dari pengampunan dosa-dosa. _oleh karena itu termasuk sebagian ungkapan rasa syukur seorang hamba atas pertolongan dan ampuan yang telah dianugerahkan kepadanya adalah dengan berpuasa setelah Ramadhan. Tetapi jika ia justru mengggantinya dengan perbuatan maksiat, maka ia termasuk kelompok orang yang membalas kenikmatan dengan kekufuran. Apabila ia berniat pada saat melakukan puasa untuk kembali melakukan maksiat lagi, maka puasanya tidak akan terkabul, ia bagaikan orang yang membangun sebuah bangunan megah lantas menghancurkannya kembali. Allah Ta’ala berfirman,”Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat menjadi cerai berai lagi.” (QS. an-Nahl: 92) 5. Dan di antara manfa’at puasa enam hari di bulan Syawal adalah amal-amal yang dikerjakan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya pada bulan Ramadhan tidak terputus dengan berlalunya bulan mulia ini, selama ia masih hidup. Orang yang setelah Ramadhan berpuasa bagaikan orang yang cepat-cepat kembali dari pelariannya, yakni orang yang baru lari dari peperangan fi sabilillah lantas kembali lagi. Sebab tidak sedikit manusia yang berbahagia dengan berlalunya Ramadhan, sebab mereka merasa berat, jenuh dan lama berpuasa Ramadhan. Barangsiapa yang mereka demikian maka sulit baginya untuk bersegera kembali melaksanakan puasa, padahal orang yang bersegera kembali melaksanakan puasa setelah Iedul Fithri merupakan bukti kecintaannya terhadap ibadah puasa, ia tidak merasa bosan dan berat apalagi benci. _Seorang ulama Salaf ditanya tentang kaum yang bersungguh-sungguh dalam ibadahnya di bulan Ramadhan tetapi jika Ramadhan berlalu mereka tidak bersungguh-sungguh lagi, beliau berkomentar, “Seburuk-buruk kaum adalah yang tidak mengenal Allah Ta’ala secara benar kecuali di bulan Ramadhan saja, padahal orang shalih adalah yang beribadah dengan sungguh-sungguh di sepanjang tahun.” _Oleh karena itu sebaiknya orang yang memiliki hutang puasa Ramadhan memulai membayarnya di bulan Syawal, karena hal itu akan mempercepat proses pembebasan dirinya dari tanggungan hutangnya. Kemudian dilanjutkan dengan enam hari puasa Syawal. Dengan demikian telah melakukan puasa Ramadhan dan mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal. Ketahuilah amal perbuatan seorang mukmin itu tidak ada batasnya hingga maut menjemputnya. Allah Ta.a’a berfirman, “Dan sembahlah Tuhan-mu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).” (QS. al-Hijr: 99) _Dan perlu diingat pula bahwa shalat-shalat dan puasa serta shadaqah yang dipergunakan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala pada bulan Ramadhan adalah disyari’atkan sepanjang tahun, karena hal itu mengandung berbagai macam manfaat, diantaranya; ia sebagai pelengkap dari kekuarangan yang terdapat pada fardhu, merupakan salah satu faktor yang mendatangkan mahabbah (kecintaan) Allah kepada Hamba-Nya, sebab terkabulnya doa, demikian pula sebagai sebab dihapuskannya dosa dan dilipatgandakannya pahala kebaikan dan ditinggikannya kedudukan. Hanya kepada Allah tempat memohon pertolongan, shalawat dan salam semoga tercurahkan selalu keharibaan Nabi, segenap keluar dan sahabat beliau. ^Risalah_ Abdullah bin Jarullah bin Ibrahim al-Jarullah.

Rubik, mainan berbentuk kubus yang terusun atas kubus-kubus kecil enam warna. Saya termasuk yang suka bermain dan terobsesi untuk mahir. Walaupun sampai sekarang belum hafal semua metode (karena terlalu malas menghafal) dan teknik fingertrick masih abal-abal. Tapi tak apalah, ijinkan saya berbagi metode menyelesaikan rubik 3×3 dengan metode layer by layer. Permainan yang ditemukan oleh profesor erno rubik (seorang ahli arsitek asal Eropa) sebetulnya bisa diselesaikan dengan banyak cara, metode atau algoritma. Tapi saat ini, saya mencoba berbagi teknik dasar dan katanya paling sederhana.

Oiya, karena akhir-akhir ini mainan ini marak menjadi trend bukan hanya untuk anak-anak tapi semua umur, saya juga berbagi link web seorang sahabat yang gemar dan master rubik. Virkill dot com. Di situ sudah lengkap dengan berbagai link seperti tutorial, video, komunitas dan rekor. Selamat bermain!

DOWNLOAD TUTORIAL! Atau baca langsung di sini! Tutorial dirangkum dari berbagai sumber yang pernah saya dapat baik dari dunia maya maupun dari teman.

cinta itu bukan bagaimana kita melupakan, melainkan bagaimana kita memaafkan. cinta itu bukan apa yang kita lihat, melainkan apa yang kita mengerti. dan,,,,,,,,,,, cinta itu bukan apa yang kita dengar melainkan apa yang kita rasakan!!!!!!! …

Bongkahan es yang terpisah dari gletser Greenland, dekat Kutub Utara, pada akhir pekan lalu merupakan yang terbesar dalam sejarah 50 tahun terakhir.

“Bongkahan es yang terlepas itu tidak mungkin menyatu kembali dengan gletser Greenland,” kata ahli fisika lingkungan Hidayat Pawitan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Rabu (11/8/2010) di Bogor.

Menurut Hidayat, jika pecahnya bongkahan es tersebut dipengaruhi oleh sirkulasi laut global yang menghangat, semestinya sudah bisa diprediksikan hingga setahun atau lebih sebelumnya.

Jika bongkahan es itu akibat peningkatan suhu pada atmosfer, bisa berlangsung lebih cepat. “Kedua-duanya merupakan fenomena yang bisa berpengaruh,” kata Hidayat.

Seperti diberitakan Reuters dan AFP, bongkahan es itu memiliki luas 260 kilometer persegi. Ketinggian yang tampak di atas permukaan diperkirakan setengah dari gedung Empire State di New York, Amerika Serikat, atau sekitar 150 meter.

Ahli ilmu dan teknologi kelautan dari Universitas Delaware, Amerika Serikat, Andreas Muenchow, mengungkapkan, bongkahan es itu terpisah dari gletser Petermann. Gletser ini merupakan satu dari dua yang terbesar yang berada di Greenland.

Muenchow memperkirakan, volume air tawar dalam bongkahan es tersebut adalah volume aliran Sungai Hudson di Delaware selama dua tahun. Volume itu juga disamakan dengan kebutuhan 120 hari publik AS akan air tawar dari keran.

Sebagai ilmuwan, Muenchow tidak bisa secara langsung memastikan penyebab bongkahan es itu akibat pemanasan global. Meskipun diketahui bahwa enam bulan pertama tahun 2010 ini merupakan masa yang terpanas.

“Aliran air laut di bawah gletser merupakan salah satu penyebab utama terjadinya bongkahan es,” kata Muenchow.

Minus 80 derajat celsius

Hidayat Pawitan mengutarakan, bongkahan es yang muncul ke atas permukaan air laut hanyalah 10 persen. Selebihnya, 90 persen bongkahan es tersebut ada di bawah permukaan air laut sehingga bisa mencapai kedalaman sekitar satu kilometer.

“Pusat bongkahan es memiliki suhu yang berkisar sampai minus 80 derajat celsius. Pelelehannya masih akan memakan waktu tahunan lamanya,” kata Hidayat.

Mengenai sirkulasi air laut yang berpengaruh saat ini, menurut Hidayat, masih berasal dari selatan ke utara. Ini mengakibatkan tidak akan terjadi pergeseran bongkahan es.

Selain memakan waktu lama, pergeseran bongkahan es sedalam tersebut bahkan bisa terhenti karena ada kemungkinan bagian bawahnya tersangkut di dasar laut.

“Pada Desember 2010 nanti pola sirkulasi laut akan berubah dari utara ke selatan,” katanya. Dengan perubahan arah arus tersebut, bongkahan es akan bergerak ke selatan dengan kecepatan amat rendah.

Menurut dia, fenomena pelelehan es atau terpisahnya bongkahan es dari gletser utama selalu terjadi sepanjang sejarah.

Dicontohkan, negara Arab Saudi bahkan sampai memanen bongkahan es dari gletser di Kutub Selatan untuk diambil kandungan air tawarnya.

“Setahu saya, Arab Saudi sudah mengembangkan penarikan bongkahan es dari gletser Kutub Selatan sejak tahun 1980-an untuk diubah menjadi cadangan air tawarnya,” kata Hidayat.

Hidayat mengatakan, bongkahan es tersebut berada di antara Greenland dan Kanada. Suhu air laut yang berada di sekitar bongkahan masih memungkinkan terjadinya pembekuan sehingga massa bongkahan es membesar. (NAW)

Kategori